Formacip Minta KPK Tak Tanpa Pandang Bulu, Ungkap Tuntas yang Terlibat Kasus Bupati

oleh -20 Dilihat
Pormacip minta memproses semua pihak yang terlibat tanpa pandang bulu. (Dok. Formacip)

BOGOR TERKINI – Seperti diketahui, Komisi pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah melakukan OTT terhadap Bupati Bogor.

Lembaga anti rasuah itu terus mengebangkan kasus tersebut, dan telah memanggil beberapa nama untuk dimintai kesaksian, termasuk pemanggilan wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Usai diperiksa, Iwan juga mengaku dikonfirmasi penyidik KPK soal pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="1"]

“Tentang tugas saya sebagai wakil bupati. Tentang keterkaitan dengan pelaporan ke BPK,” kata Iwan Setian kepada wartawan.

Ia mengaku tidak mengetahui adanya dugaan pemberian suap dalam pengurusan laporan keuangan tersebut kepada tim pemeriksa BPK Perwakilan Jabar.

“Tidak, tidak, saya tidak (ketahui),” ujar Iwan.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="3"]

Terkait pemanggilan beberapa nama oleh KPK, hal tersebut mendapat sorotan, keritikan dan pernilaian terhadap pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor,

Seperti diungkapkan Pembina Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Pormacip). Ujang Kamun, komisi anti rasuah harus memproses semua pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

pihak-pihak yang mengetahui secara langsung dan ikut terlibat dalam proses penyuapan maupun yang berpartisipasi secara materi untuk menyuap Badan Pengawas Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat harus diproses secara hukum.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="5"]

“Semua pihak yang terlibat harus ditindak sesuai aturan yang berlaku. Warga di Bumi Tegar Beriman tentu merasa miris karena sudah dua kali Bupati yang menjabat ditangkap KPK,” ucapnya. Rabu 15 Juni 2022.

Ia berharap, penangkapan KPK terhadap Bupati Bogor non aktif Ade Yasin menjadi penangkapan terakhir kalinya di Kabupaten Bogor dan dijadikan pelajaran oleh pejabat lainnya untuk selalu amanah dalam menjalankan kewajiban yang diamanatkan masyarakat.

“Kejadian ini harus dijadikan pelajaran, jangan sampai Bupati mendatang bernasib sama dengan dua Bupati Bogor sebelumnya,” ungkap Dia. (Wan)

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="7"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini Media Network (TMN) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Untuk kerja sama, hubungi: 08531-5557788

No More Posts Available.

No more pages to load.